Ada sesuatu hal yang mengagetkan di event FIFA Award 2020. Lionel Messi tidak tentukan rekanan segrupnya Marc-Andre ter Stegen selaku penjaga gawang terbaik.
Gelaran FIFA Award 2020 umumkan pesepakbola-pesepakbola terbaik pada tahun ini. Di kelompok paling prestise, yaitu Pemain Terbaik FIFA jatuh ke penyerang Bayern Munich, Robert Lewandowski yang menaklukkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dari pencapaian voting.

Selain itu, ada banyak kelompok yang lain seperti Penjaga gawang terbaik FIFA 2020. Beberapa pemain sepak bola yang ikut-ikutan pilih, dapat memberi tiga nama.

Salah satunya yang ikut-ikutan pilih itu ialah Lionel Messi. Ia menulis tiga nama penjaga gawang terbaik.

Dikutip dari Marca, beberapa nama penjaga gawang yang diputuskan Messi juga tersingkap. Di luar sangkaan, tidak ada nama penjaga gawang Barcelona yakni rekannnya sendiri, Marc-Andre ter Stegen!

Lionel Messi pilih Keylor Navas (penjaga gawang PSG), Manuel Neuer (penjaga gawang Bayern Munich), dan Jan Oblak (penjaga gawang Atletico Madrid).

Baca juga : Agenda Liga Inggris Minggu Ini, Spurs Dites Leicester

Pada akhirnya sesudah penghitungan suara, Manuel Neuer yang menjadi pemenangnya!

Manuel Neuer benar-benar demikian kokoh dalam jaga gawang Bayern Munich. Tidak sangsi, dianya juga sanggup menyembahkan gelar Bundesliga, DFB-Pokal, dan Liga Champions pada musim 2019/2020 tempo hari.

Nah, Lionel Messi yang tidak pilih Marc-Andre ter Stegen menjadi lagi isu panas. Tidak sangsi, si simbol club dan si penjaga gawang itu sering berbeda!

Messi dan Marc-Andre ter Stegen seringkali ketahuan sama-sama ribut di sesion latihan. Malahan seringkali, ke-2 nya punyai ketidaksamaan opini.

Walau pasti, ke-2 nya kemudian mengutarakan jika semua baik saja.

Marc-Andre ter Stegen sendiri telah perkuat Barcelona semenjak tahun 2014. Tempatnya jaga gawang Blaugrana tidak terpindahkan.

Karena itu apa Lionel Messi kembali lagi memiliki masalah dengannya atau mungkin tidak senang dengan perform penjaga gawang asal Jerman itu? Hanya Messi yang mengetahui.

Baca juga : Pertandingan Sheffield Versus MU Diwarnai Tindakan Geram-marah Solskjaer

 

Sergio Ramos belum juga memperoleh kontrak baru dari Real Madrid. Bila ingin coba rintangan baru, Manchester United dipandang pas buatnya.
Kontrak Sergio Ramos dengan Real Madrid habis pada Juni 2021 kedepan. Berarti, bek 34 tahun itu dapat lakukan perbincangan langsung dengan club lain per Januari kelak, bila tidak juga diikat dengan kesepakatan kerja yang baru.

Mantan striker Manchester United Dimitar Berbatov menyaksikan ada kesempatan berlangsungnya perkawinan yang baik di antara Ramos dan ‘Setan Merah’. MU kebenaran dipandang masih perlu pengokohan di status bek tengah.

Harry Maguire dipandang perlu pengiring yang lebih bagus daripada Victor Lindelof atau Eric Bailly. Sergio Ramos dengan pengalaman dan mentalitasnya di rasa pas, walau tidak akan gampang memikatnya keluar dari Real Madrid.

“Telah ada beberapa pertaruhan masalah hari esok Sergio Ramos, menurut laporan-laporan baik sang pemain dan club belum menyetujui kontrak baru. Dengan Ramos sekarang telah 34 tahun, mereka kemungkinan bertanding masalah kontrak satu atau 2 tahun,” kata Berbatov dikutip Sportsmole.

“Thiago Silva, yang bahkan juga lebih tua di umur 36 tahun, telah menunjukkan jika tidak pernah begitu telat untuk berpindah ke Premier League dan selama ini segala hal bekerja baik untuk pemain Brasil itu.”

“Saya percaya jika Ramos pengin berpindah ke club seperti United, maka bagus untuk dia. Ia pada keadaan bagus, ia masih seorang bek kelas dunia, dan menurut saya ia bisa memberi beberapa hal.”

“Meskipun begitu, saya menyaksikannya selaku pemain Real Madrid dan saya pikir sang pemain dan club akan mendapati jalan keluar dan ia akan bertahan. Saya akan kaget jika ia pergi. Tetapi jika bermacam hal tidak berjalan secara lancar karena itu saya percaya banyak club akan ketarik kepadanya,” paparnya.

Ciro Immobile menjelaskan jika Robert Lewandowski ialah panutannya. Dia demikian bangga dapat menaklukkan panutannya itu dalam persaingan perebutan Sepatu Emas Eropa.
Immobile sukses mendapatkan gelar Sepatu Emas Eropa 2019/2020. Dia merangkul gelar itu sesudah sukses mencatatkan 36 gol di Serie A musim kemarin bersama-sama Lazio.

Gelar ini demikian membesarkan hati buat Immobile sebab dianya sukses menaklukkan panutannya yakni Lewandowski. Bekas striker Borussia Dortmund ini tidak enggan kagum pada figur Lewandowski.

Immobile sukses bertambah tajam 2 gol dari Lewandowski dalam persaingan perebutan gelar Sepatu Emas Eropa musim kemarin. Lewandowski mengepak 34 gol bersama-sama Bayern Munich di Bundesliga 2019/2020

Walau tidak dapat mendapatkan gelas Sepatu Emas Eropa, Robert Lewandowski masih memainkan aksi yang mengagumkan bersama-sama Bayern di musim kemarin. Dia keseluruhan mengepak 55 gol di semua tempat serta mengantar Die Roten merampas piala treble winners dengan memenangkan Bundesliga, DFB Pokal serta Liga Champions.

Immobile memandang tidak akan enggan pilih Lewandowski dalam tempat Ballon d’Or 2020 berkaca pada catatan cemerlang panutannya itu. Tetapi, kemauan Immobile untuk lihat Lewandowski mendapatkan gelar Ballon d’Or 2020 tidak bisa terjadi. Masalahnya Ballon d’Or edisi tahun ini ditiadakan sebab epidemi COVID-19.

“Memenangi Sepatu Emas membuat saya benar-benar bangga. Lewandowski akan jadi contoh buat saya,” tutur Ciro Immobile ke Bild diambil dari Football Italia.

“Bila saya dapat pilih Ballon d’Or, saya akan memberikannya suara saya buatnya.”

Kecuali Lewandowski, pemain yang diangap Immobile untuk ujung tombak kelas dunia ialah Luis Suarez serta Karim Benzema. Ke-2 striker itu ketajamannya sukses dilampaui oleh Immobile di pertandingan lokal musim kemarin.

“Saat bicara mengenai nomor 9 paling baik di dunia, nama Lewandowski, (Luis) Suarez atau (Karim) Benzema tetap disebut,” papar Ciro Immobile memberikan tambahan.

“Disamakan dengan mereka serta cetak gol semakin banyak dar