Pelatnas Angkat Besi Tidak Liburan waktu Natal dan Tahun Baru

Posted on

 

Team angkat besi untuk Olimpiade tidak akan mendapatkan liburan waktu Natal dan Tahun Baru. Mereka masih latihan di mess Kwini, Jakarta, untuk penyiapan kejuaraan 2021.
Kepala sektor Pembimbingan Prestasi PABSI, Hadi Wihardja, menjelaskan benar-benar beresiko untuk memberikan liburan pada hari raya sebab masalah wabah Corona yang tinggi.

“Natal (olahragawan) di Pelatnas,” kata Hadi ke detikSport, Minggu (13/12/2020).
Selaku tukarnya, sebutkan Hadi, seminggu ini mereka jalani rest active. Berarti, dibolehkan untuk mengunjungi keluarganya dengan catatan jarak posisi dekat dan program latihan masih jalan.

“Pertama untuk menghindar wabah. Ke-2 pulangnya bertepatan dengan warga umum karenanya yang kami mengantisipasi,” ia menerangkan.

“Sepanjang mereka jalani rest active ini, olahragawan tetap harus latihan dengan program yang telah diberi pelatih. Jadi saat mereka kembali pada mess 20 Desember kelak tidak harus dari awalnya kembali. Apa lagi sekarang ini perkembangan latihan olahragawan telah bagus,” katanya.

Baca juga : Lucas Vazquez Seperti Hidup Kembali lagi

Dijumpai, PB PABSI baru jalani test perkembangan angkatan untuk team angkat besi pada 11 Desember kemarin. Hasilnya, beberapa lifter alami kenaikan.

Muhammad Faathir (61 kg) misalkan. Dia cetak angkatan keseluruhan 275 kg dengan perincian 115 kg untuk angkatan snatch dan 160 kg clean and jerk. Jumlah ini lebih bagus waktu dia tampil di IWF Online Youthp1 World Cup 2020.

Simak juga: Perlihatkan Perkembangan, Dua Lifter Muda Disanjung Pelatih
Walau raih emas, angkatannya masihlah jauh dari keseluruhan angkatan terbaik yakni 263 kg (113 kg snatch dan 150 kg clean and jerk).

Kenaikan sama dirasakan Rizki Juniansyah di kelas 73 kg. Ia sukses mencatatkan angkatan keseluruhan 332 kg (150 kg angkatan snatch dan 182 kg angkatan clean and jerk). Keseluruhan angkatannya naik 7 kg dari mulanya 325 kg (145 kg snatch dan 180 kg untuk angkatan clean and jerk) di kejuaraan dunia remaja 2020.

Di kelas yang serupa, Karunia Erwin Abdullah cuman tertaut 2 kg dengan angkatan keseluruhan juniornya, Rizki. Dia mencatat keseluruhan angkatan 334 kg (147 kg snatch dan 187 kg cleqman and jerk).

Baca juga : Pogba Hanya Ingin Kembali pada Juventus

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *